Home

20 Film Dokumenter Lolos Golden Lens Award

20 Film Dokumenter Lolos

Jakarta, Kompas - Sebanyak 20 film dokumenter lolos menjadi nomine film terbaik SBM International Golden Lens Documentary Festival yang diselenggarakan Erasmus Huis dan School for Broadcast Media Jakarta. Film itu akan diputar dalam festival pada 15-19 November di Erasmus Huis.

 

Sebanyak 20 film yang lolos itu merupakan karya para sineas muda Indonesia peserta kompetisi film dokumenter Golden Lens Award yang berlangsung sejak 19 April lalu. Wakil Direktur Erasmus Huis Jeroen Gankema menyatakan, kompetisi Golden Lens Award diikuti lebih dari 100 film dokumenter.

 

”Semua film itu dibuat dalam bahasa Indonesia dan mengangkat berbagai persoalan di Indonesia. Sejumlah karya bagus sehingga kami ikut sertakan dalam International Documentary Festival Amsterdam 2011,” kata Gankema di Jakarta, Selasa (8/11).

 

SBM International Golden Lens Documentary Festival pada 15-19 November mendatang akan memutar 10 nomine film terbaik kategori umum dan 10 nomine film terbaik kategori mahasiswa. ”Kami menyediakan tiga layar yang serempak memutar film berbeda, setiap hari mulai pukul 19.00. Festival film itu terbuka untuk umum dan para pengunjung bisa memilih sendiri film yang mereka minati.”

 

Direktur Festival Patar Simatupang menyatakan, ke-20 film itu lolos setelah melewati dua tahapan penjurian yang dilakukan School for Broadcast Media Jakarta. Tahapan itu termasuk penilaian oleh penonton awam, untuk menilai apakah pesan film dokumenter itu mudah dipahami penonton.

 

”Penilaian kami berbeda dengan penilaian kompetisi film dokumenter lainnya. Golden Lens Award menekankan pada isi film. Sejumlah film dokumenter yang tak memenuhi persyaratan teknis, seperti kualitas dan resolusi video, tetap dinilai. Ternyata banyak yang memiliki tema yang kuat,” kata Simatupang.

 

Penentuan film terbaik dari 20 film yang lolos seleksi dua tahapan awal penilaian itu dilakukan oleh tujuh juri film dari dalam dan luar negeri.

 

”Tiga film terbaik hasil penilaian ketujuh juri itu akan diikutkan dalam International Documentary Festival Amsterdam 2011,” ujarnya. (ROW)

 

Sumber:

http://cetak.kompas.com/read/2011/11/09/0338068/20.film.dokumenter.lolos

Loading...


 

Diselenggarakan oleh:
 

PPMA FFTV IKJ
 

Yayasan WAVI

 

 

 

Didukung oleh:

 

User login

blog | bantuan | tentang kami | ikuti kami:  twitter.com/filmpelajar

Pembelajar Film
  • Yogi Pratama, SMK NEGERI 1 KAWUNGANTEN, Jawa Tengah
  • intantirani8, SMKIT BPS&k 2 JAKARTA TIMUR, DKI Jakarta
  • Misbah, SMA Neger 1 Probolinggo, Jawa Timur
  • Risyad Abdala R..., SMAN 1 CIBADAK RSBI, Jawa Barat
  • Dhana jaya, Smk negeri 3 batu, Jawa Timur
  • xhians, SMK BINA INFORMATIKA, DKI Jakarta
  • Riko Aditya Saputra, SMAN 1 CIBADAK, Jawa Barat
  • bolokoconmo, universitas siliwangi, Jawa Barat
  • sinema60, SMAN 60, DKI Jakarta
  • Geo Pamuji, SMA PGRI 2 KAYEN-PATI, Jawa Tengah

 

Beberapa hari terakhir ini, isu internet dengan jejaring sosial nya menyeruak ke permukaan. Beberapa remaja putri dikabarkan hilang dan diculik setelah bertemu dengan teman barunya melalui situs jejaring sosial. Begitu merusakkah internet? Tentu tidak.

 

Internet adalah sebuah alat, yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat itu. Berikut tips bagaimana menggunakan internet secara cerdas sehingga bermanfaat bagi kehidupan.

 

Klik di sini:
http://filmpelajar.com/page/14-tips-menggunakan-internet-secara-cerdas

Recent comments