Home

DSLR Camera for Filmmaking dalam FFPI II-2011

Art Cinema FFTV IKJ, 26 Juni 2011, 13.30 WIB. Acara ini diawali dengan pemutaran video musik yang diproduksi menggunakan kamera DSLR dan film pendek dengan menggunakan kamera video biasa. Video musiknya berjudul Temani Aku, serta film pendeknya berjudul Papa Hau. Pada kedua karya tersebut, Dimas Bagus yang merupakan narasumber sesi ini memegang posisi sebagai D.O.P/Director of Photography.

Setelah pemutaran karya selesai, Dimas yang dalam waktu dekat bersama Yandy Laurens akan membuat film di Papua menjelaskan perbedaan antara keduanya. Paparan singkatnya adalah sebagai berikut;

Kelebihan DSLR (Canon 7D)
Berat kamera relatif ringan, sehingga lebih mudah untuk digunakan
Pencapaian resolusi bisa sampai full HD 1920x1080
Memiliki karakter lensa dengan depth of field yang pendek, membuat gambar terlihat lebih dramatik
Sensor memiliki kepekaan cahaya yang cukup tinggi, sehingga mengurangi peralatan lampu yang diperlukan.

Kekurangan
Sensor pada kamera cenderung tidak tahan panas dan goncangan yang kuat
Menggunakan output penyimpanan data pada memory “compact flash” yang memiliki resiko error cukup tinggi (terutama untuk pengambilan shot secara hand held)

Setelah paparan di atas, Dimas membuka diskusi dengan peserta FFPI II-2011 yang berasal dari berbagai sekolah tingkat atas di Indonesia. Laporan ringkasnya adalah sebagai berikut;

1.Wirda (SMK Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur)
Bagaimana supaya hasil track-nya bagus ?
>>> Kalo pengen tracknya halus gunakan tripod yang cenderung berat. Kalau alas tracknya nggak rata, diganjal pake wedges atau kayu. Diukur menggunakan waterpass, untuk melihat alas sudah rata atau belum.
Full Shot gelas meledak belakangnya tembok. Bagaimana dengan penempatan lightingnya?
>>> Buat fill light-nya dengan filter diffuse. Lalu key light-nya dengan filter brasilk. Cutter sedikit lampunya.
2.Angga (SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat)
Gimana jaga sensor biar awet?
>>> Sensor rusak karena sering digunakan. Jadi pada saatnya jika kamera sudah lama, sensor bisa rusak.
Jika DSLR di pakai video terus akan cepat rusak?
>>> Iya, karena sama seperti di atas, kamera yang sering digunakan akan membuat sensor cepat rusak, karena jika digunakan untuk foto saja hanya 1 frame, tapi kalau video, digunakan sekitar 24-25 frame.
3.Afif (SMK N 1 Cimahi, Jawa Barat)
Kalau pakai DSLR, bikin thriller gimana caranya biar lebih terkesan dramatik (pakai lighting tapi nggak terlalu menyolok?
>>> Key-light diganti fill-light. Fill dihilangkan. Back light sebagai lampu effect
Bagaimana jika ingin menghasilkan gambar yang sinematik look?
>>> Menu - White balance – Picture style atau menggunakan filter lensa dan penempatan lighting. Namun, semua itu kembali lagi ke konsep dan tergantung dari kebutuhan. Namun, untuk lebih gamblangnya, semua itu bisa dilakukan di post production (grading process).
4.Tri Damayanti (SMK Global Insan, Tangerang, Jawa Barat)
Bagaimana cara mengambil angle?
>>> Sutradara yang menentukan angle (sesuai aturan kerja). D.O.P memberi masukan. Memperbanyak referensi dengan melihat lukisan.

Sesi ini berakhir pada pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan dengan persiapan awarding.

Comments

klo pakai canon 500D bisa

klo pakai canon 500D bisa ga???

Loading...


 

Diselenggarakan oleh:
 

PPMA FFTV IKJ
 

Yayasan WAVI

 

 

 

Didukung oleh:

 

User login

blog | bantuan | tentang kami | ikuti kami:  twitter.com/filmpelajar

Pembelajar Film
  • Yogi Pratama, SMK NEGERI 1 KAWUNGANTEN, Jawa Tengah
  • intantirani8, SMKIT BPS&k 2 JAKARTA TIMUR, DKI Jakarta
  • Misbah, SMA Neger 1 Probolinggo, Jawa Timur
  • Risyad Abdala R..., SMAN 1 CIBADAK RSBI, Jawa Barat
  • Dhana jaya, Smk negeri 3 batu, Jawa Timur
  • xhians, SMK BINA INFORMATIKA, DKI Jakarta
  • Riko Aditya Saputra, SMAN 1 CIBADAK, Jawa Barat
  • bolokoconmo, universitas siliwangi, Jawa Barat
  • sinema60, SMAN 60, DKI Jakarta
  • Geo Pamuji, SMA PGRI 2 KAYEN-PATI, Jawa Tengah

 

Beberapa hari terakhir ini, isu internet dengan jejaring sosial nya menyeruak ke permukaan. Beberapa remaja putri dikabarkan hilang dan diculik setelah bertemu dengan teman barunya melalui situs jejaring sosial. Begitu merusakkah internet? Tentu tidak.

 

Internet adalah sebuah alat, yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat itu. Berikut tips bagaimana menggunakan internet secara cerdas sehingga bermanfaat bagi kehidupan.

 

Klik di sini:
http://filmpelajar.com/page/14-tips-menggunakan-internet-secara-cerdas

Recent comments