Home | Tutorial Membuat Film | 7 Bidang Utama dalam Produksi Film

Departemen Kamera

Pengertian Sinematografi :
Secara sederhana, Sinematografi dapat diartikan sebagai seni dan teknologi dari fotografi gambar bergerak (motion picture photography).

Seni Sinematografi :

  1. Memvisualisasikan sesuai skenario dan konsep penyutradaraan.
  2. Mengkomposisikan sebuah adegan.
  3. Menciptakan look dan mood.
  4. Melukis adegan dan aktor dengan pencahayaan.
  5. Penggambaran setiap shot untuk melebur ke dalam cerita.

Teknologi Sinematografi :

  1. Pemilihan kamera, lensa, dan filter.
  2. Pemilihan bahan baku untuk dapat menetapkan look dari filmnya.
  3. Pemilihan peralatan lampu dan menguasai kondisi lokasi.
  4. Koordinasi dengan personil film dan lighting.
  5. Integrasi dengan spesial efek.

Seorang sinematografer diharapkan menterjemahkan naskah cerita dan konsep sutradara ke dalam imaji visual. Kolaborasi mereka sudah dimulai jauh sebelum shooting dimulai.

Diambil dari:
Job Description Pekerja Film (versi 01)
Terbitan FFTV IKJ dan KFT
Cetakan Pertama, Maret 2008.
ISBN 979-979-99351-1-3

Comments

hallo... mau tanya donk...

hallo... mau tanya donk...

seorang penata kamera biasa di sebut melukis dengan cahaya. nah pertanyaan nya sejauh mana D.O.P bergelut dengan pencahayaan? kan sudah ada departement lighting beserta chief nya?
terima kasih...

Halo :-) Dalam jobdes-nya,

Halo :-)
Dalam jobdes-nya, tim lighting berada di bawah tanggung jawab seorang DOP.
Jadi, DOP yang merancang look dan mood sebuah adegan yang akan direkam oleh camera operator (tentunya peran gaffer juga besar di sini dalam mengeksekusi apa yang diinginkan oleh DOP).
Pekerjaan ini tentunya akan bersinggungan juga dengan departemen lain, yaitu artistik dan khususnya penyutradaraan yang akan memimpin proses shooting dan bertanggung jawab dari sisi artistik film secara keseluruhan.

Ada yang punya pengalaman menarik lainnya dan mau menambahkan?
Silakan lho :-)

Salam komunitas dan karya film pelajar Indonesia! :-)

ini Dita dari SMKN 3

ini Dita dari SMKN 3 BAtu...
kapan2 dilengkapinn dong materi yg buat videografi....
ex: jenis2 TOS.
pokoknya yang berhub dngan teknik tata kamera..
buat referensi ama adek2nya ntar...
hehe...
thanks sebelumnya...
;-)

halo!!!!! saya mau tanya!!!!

halo!!!!!
saya mau tanya!!!!
seorang kameraman kan punya rasa sendiri dalam karya nya!!!!
akan tetapi seorang kameramen harus selalu mengacu pada scnario!!! padahal inspirasi biasanya datang ketika proses shoting berlangsung! hal yang harus di lakukan! apa kita harus tetap mengacu pada scenario! ato bebas berexpresi tanpa memperhatikan scnario, dan ahirnya dirubah!

Barangkali akan lebih baik

Barangkali akan lebih baik kalau pertanyaan kamu tidak menggunakan tanda seru yang berlebihan ya.. :-)

Acuan shooting idealnya adalah sebuah skenario. Dalam produksi film fiksi-drama, skenario sangat penting. Proses di lapangan dimulai dari analisis skenario dulu oleh tim inti, sutradara, DOP/sinematografer dan penata artistik. Setelah itu baru dilanjutkan proses selanjutnya.

Ada pembuat film yang bekerja dengan cara berbeda. Bahkan ada yang tidak menggunakan skenario utuh sama sekali. Hal ini juga sah-sah saja :-)

Ikuti tip dan tutorial membuat film di sini.

 

Kamu punya tip atau ingin berbagi pengalaman? Tulis segera di sini.


 

Diselenggarakan oleh:
 

PPMA FFTV IKJ
 

Yayasan WAVI

 

 

 

Didukung oleh:

 

User login

blog | bantuan | tentang kami | ikuti kami:  twitter.com/filmpelajar

Pembelajar Film
  • hanggarjita, SMAN 60 JAKARTA, DKI Jakarta
  • Ardiansyah Pratama, SMK BPS&K II JAKARTA TIMUR JURUSAN BROADCAST FILM, DKI Jakarta
  • agung nuryana, SMA MANDALAHAYU, Jawa Barat
  • hendra susanto, SMAK Stella Maris Surabaya, Jawa Timur
  • tabie, UMN, DKI Jakarta
  • Bernadet Evelyn, YSKI, Jawa Tengah
  • Prasanti Puji, SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat
  • Geo Pamuji, SMA PGRI 2 KAYEN-PATI, Jawa Tengah
  • Yogi Pratama, SMK NEGERI 1 KAWUNGANTEN, Jawa Tengah
  • intantirani8, SMKIT BPS&k 2 JAKARTA TIMUR, DKI Jakarta

 

Beberapa hari terakhir ini, isu internet dengan jejaring sosial nya menyeruak ke permukaan. Beberapa remaja putri dikabarkan hilang dan diculik setelah bertemu dengan teman barunya melalui situs jejaring sosial. Begitu merusakkah internet? Tentu tidak.

 

Internet adalah sebuah alat, yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat itu. Berikut tips bagaimana menggunakan internet secara cerdas sehingga bermanfaat bagi kehidupan.

 

Klik di sini:
http://filmpelajar.com/page/14-tips-menggunakan-internet-secara-cerdas

Recent comments