Jadilah Sutradara Film
Berikut ini adalah bocoran dari rencana Ifa Isfansyah dalam menulis sebuah bukunya:
Busan, 26 Februari 2008
Liburan musim dingin benar-benar sangat lama. Setelah stock rasa kesepian saya sudah habis beberapa bulan yang lalu, sekarang giliran stock rasa bosan saya yang habis. Benar-benar sudah tidak bisa lagi merasakan bagaimana rasa bosan itu. Akhirnya (waktu) Korea benar-benar berhasil saya bunuh dengan sebuah kegiatan yang mempesona : menulis buku.
Ya, saya menulis sebuah buku dengan judul yang sangat dahsyat : JADILAH SUTRADARA FILM : SEBUAH PANDUAN UNTUK GENERASI PENERUS PERFILMAN INDONESIA. Hahahahaha…Sebuah judul yang sangat sombong!!! Saya suka!! Alhamdulillah, akhirnya saya sombong. Mudah-mudahan kalo sudah cetak nanti bisa selesai dibaca sambil cengar cengir oleh para generasi penerus perfilman Indonesia yang sekarang mungkin masih SMP/SMA.
***
Dan berikut ini cuplikan (3%) dari buku “sombong” yang saya tulis untuk membunuh (waktu) Korea. Kabar buruknya adalah saya tidak tahu kapan buku ini akan terbit. Saya juga tidak tahu apakah ada penerbit yang tertarik. Dan saya juga tidak tahu kapan saya punya uang untuk menerbitkan buku ini sendiri. Yah..maklum, orang sombong yang masih pemula. Sombong tapi gak ada modal. Mungkin saya akan lebih belajar lagi untuk lebih menjadi sombong yang bertanggung jawab, maksudnya sombong yang dibarengi dengan kekuatan modal. Amin.






3 % aja sudah menggali minat terpendam saya menjadi sutradara. Saya dari dulu pengen banget jadi sutradara, cuma sampai sekarang masih ragu. Sekarang baru tahap penikmat film aja, mengejar festival demi festival. :)
Saya doain Mas Ifa supaya dlm waktu dekat bisa nemu publisher yang oke dan murah rezeki spy bisa cepet terbit buku ini sehingga pengetahuan saya ttg film making dan penyutradaraan bisa bertambah. Amin.
Salam.
Amiin mas Ifa... Ntar bagi satu yang udah ada tanda tangannya ya... Semoga semua impian mas Ifa tercapai.
Wah, dukungan utk mas Ifa bertambah. Bukunya harus segera diterbitkan nih :-)
saya mau curhat dikit boleh gak? saya kan sekolah di jurusan broadcast, di sekolah saya setiap bikn film atau produksi lainnya pasti di bentuk kelompk, dan setap kelompok yang saya dapat pasti yangtidak cocok dengan saya ,saat saya jadi sutradara saya bingung, kerja teman2 saya tdk sesuai dengan tugasnya, saya mau marah tapi mereka teman2 saya, kalau diam, kerjaan gak jadi, padahal kata guru saya waktu magang di grabag tv, dalam bekerja itu bukan dengan kerjasama, tapi kolaborasi sesuai dengan tugas, dan di sekolah saya belum ada kolaborasi.... semuanya semaunya sendiri.... tolong beri saya saran dong, agar saya bisa siap jika nanti sudah benar2 kerja di dunia broadcast..
Pada prinsipnya kita harus siap bekerja sama dengan siapa saja. Apalagi untuk awal karir. Kita harus membuka diri terhadap berbagai karakter yang dimiliki mitra kerja kita. Biasanya, kalau sudah mengalami jam terbang yang tinggi, kita akan bisa bertemu dan memilih orang-orang yang bekerja sesuai dengan visi kita :-)
So, maju terus dan jangan pernah menyerah! :-)
hu'umb nich aq mw bukunya ma ttd nya uga...
ckckckckc
saya mau cerita sedikit..
saya baru kelas 2 smk, dan saya jurusan multimedia..
baru-baru ini saya ada tugas membuat film pendek secara berkelompok. dan kelompok saya yang di tugasnya untuk menyelesaikan film pertama. kemarin saya membuat film tentang cerita persahabatan, tapi setelah take saya merasa tidak puas. akhirnya saya mengganti scrip. dan scrip yang yang kedua juga begitu. saya bingung.. awal saya membuat scrip saya meras itu sudah bagus, tapi setelah take saya malah merasa itu kurang bagus... gimana yach solusinya....?
Coba baca serangkaian tulisan dari mas Edi Cahyono (filmmaker) berikut ini, barangkali bisa menjadi bahan untuk belajar menulis lebih serius lagi :-)
http://filmpelajar.com/tutorial/mencari-ide-tema-dan-gagasan
di mana bisa didapatkan bukunya..???
Sepertinya buku mas Ifa blm terbit. Nanti kalau mas Ifa mau biar yg nerbitin filmpelajar.com :-)