Ikuti tip dan tutorial membuat film di sini.
Kamu punya tip atau ingin berbagi pengalaman? Tulis segera di sini.
Kalau film yang akan digarap berdasarkan dari gagasan yang dimulai dengan penentuan tema, maka Sinopsis merupakan pengembangan dari Dasar Cerita. Sinopsis kurang lebih adalah ringkasan cerita yang berisi:
Penjelasan dari poin-poin di atas adalah sebagai berikut:
1. Garis besar jalan cerita.
Meski cerita diuraikan secara ringkas, namun harus memperlihatkan alur cerita yang jelas.
2. Tokoh protagonis dan Tokoh antagonis.
3. Tokoh penting yang menunjang plot utama/jalan cerita utama.
Tokoh-tokoh yang penting untuk menunjang plot utama atau alur utama. Teman Protagonis atau Antagonis. Penggambaran tokoh ini sudah harus jelas ketika tokoh ini membuat bagian penting dalam bergulirnya sebuah cerita.
4. Problem Utama
Harus terlihat problem utama yang melahirkan alur utama cerita. Problem utama itulah yang membuat sasaran perjuangan protagonis sampai akhir.
5. Motif utama
Penilaian atas motif utama sejalan dengan problem utama, yakni apakah motif utama mendorong protagonis melahirkan cerita memang sesuai dengan problem utama yang melahirkannya.
6. Klimaks dan Penyelesaian
Pencapaian klimaks merupakan hal yang amat penting untuk dinilai karena klimaks adalah puncak dari tangga dramatik. Jika diandaikan klimaks harus berada tepi tebing yang curam dan sangat berbahaya. Alur cerita harus membawa protagonis ke arah tebing yang berbahaya!
7. Kesimpulan
Apa yang ingin disampaikan dalam cerita harus bisa disimpulkan dalam sinopsis. Jika dalam sinopsis belum bisa disimpulkan maka perlu ada tambahan informasi yang jelas.
Contoh sinopsis:
Bedjo adalah seorang tentara Indonesia yang ikut bergerilya saat Belanda melakukan agresi yang kedua pada tahun 1949. Ditengah-tengah perjalanan, mereka diserang oleh sepasukan tentara Belanda. Pertempuran pun tak terelakkan. Bedjo, salah satu tentara dari pasukan Indonesia terpisah dari pasukan. Kemudian Bedjo menemukan sebuah rumah di tengah hutan yang di dalamnya terdapat Maryam seorang perempuan yang akan melahirkan dan seorang tentara Belanda bernama Hendrik Van Derlaak yang selalu berpindah tugas. Bedjo menyerang Hendrik karena mengira, Hendrik akan memperkosa Maryam. Tetapi Bedjo kaget saat melihat Maryam yang sedang hamil. Mendapat kesempatan menyerang, Hendrik berbalik menghajar Bedjo. Bedjo sadar bahwa Hendrik ternyata hendak menolong Maryam. Ketidaktahuan Bedjo tentang perempuan hamil membuat dia serba salah. Akhirnya Bedjo menuruti yang diperintahkan Hendrik untuk membantu kelahiran Maryam. Kedua tentara tersebut terjebak di dalam suasana yang sulit. Saat menunggu detik-detik Maryam melahirkan mereka bertiga berkeluh kesah. Bedjo yang bercerai gara-gara sering meninggalkan isterinya berjuang. Maryam seorang isteri pejuang yang dituduh selingkuh karena hamil setelah ditinggal pergi suaminya berperang. Dan Hendrik van derlaak seorang ayah yang sangat rindu dengan keluarganya. Tiba-tiba Maryam berteriak kesakitan. Hendrik dan Bedjo panik. Mereka saling menyalahkan hingga terjadi perkelahian sampai akhirnya Maryam menjerit kesakitan. Mereka tersadar dan kemudian saling bekerjasama untuk membantu Maryam melahirkan. Kelahiran anak Maryam membuat mereka memahami bahwa peperangan/kekerasan hanya akan membawa kematian/kerusakan, tetapi dengan perdamaian/kerjasama akan membawa kehidupan/keselamatan.
Bandingkan sinopsis Bedjo van Derlaak tersebut di atas dengan cuplikan filmnya berikut:
Bahan:
- H.Misbach Yusa Biran. Teknik Menulis Skenario Film Cerita. Jakarta, PT Dunia Pustaka Jaya, 2006
Comments
mantap. sangat pas dengan
mantap. sangat pas dengan sinopsis nya.
terimakasih FFPJ. semua materi di FFPJ sangat berguna
salam kenal
Terimakasih
Mari kita terus kembangkan
Mari kita terus kembangkan konten-konten filmpelajar.com utk kita semua :-)
Salam komunitas dan karya film pelajar Indonesia! :-)
Aku terkadang masih bingung,
Aku terkadang masih bingung, sinopsis yang baik itu bagaimana ya...? Singkat, padat, jelas. Seperti sinopsis film Laskar Pelangi, siniopsisnya sangat singkat sekali, tidak selengkap sinopsis di atas.
Sinopsis umumnya berisi
Sinopsis umumnya berisi hal-hal seperti tulisan yang disusun mas Eddy di atas. Sinopsis ini memang untuk dikembangkan menjadi treatment dan skenario utuh. Kalau sinopsis yang terdapat di majalah, koran dan media lainn umumnya untuk kepentingan promosi. Kalimat akhir sinopsis biasanya berupa pertanyaan atau informasi yang masih menggantung. Tujuannya adalah untuk membuat pembaca (calon penonton) penasaran. Nah, di sinilah perbedaannya. Yang satu untuk persiapan pengembangan treatment-skenario, yang satunya lagi untuk promosi :-)
Ada yang punya pendapat lain? Silakan lho :-)
singkatnya,sinopsis itu
singkatnya,sinopsis itu ringkasan cerita.
hm..terus maksudnya sinopsis untuk media promosi itu gimana mas?
Kalau kita baca koran,
Kalau kita baca koran, majalah, atau situs internet yang memuat informasi tentang film, umumnya menyertakan deskripsi/keterangan ringkas tentang film tersebut. Nah, ada yang menyebutnya sebagai sinopsis. Tetapi umumnya akhir cerita tidak diberitahukan. Kalau akhir cerita diberitahukan lebih dulu maka penonton tidak tertarik untuk menontonnya. Ini dia yang saya maksud dengan tujuan promosi. Beda kan dengan tujuan pembuatan sinopsis yang akan kita produksi :-)
kalo penulisan sinopsis itu
kalo penulisan sinopsis itu perlu dibumbui kalimat yang menunjukan adegan yang menarik gak mas?perlu gak sih mas?
:-) hehehe, sy ank baru mas,baru aja masuk di sni,
Coba baca lebih rinci lagi.
Coba baca lebih rinci lagi. Semoga sudah cukup jelas :-)
terimakasih banyak atas
terimakasih banyak atas infonya beserta contohnya, sangat membantu,,,,