Program Kompetisi Nasional Festival Film Bahari 2018
Cinema Cirebon, sebuah komunitas film berbasis anak muda dengan beragam latar belakang di Cirebon, Jawa Barat, mengundang pelajar SMA/SMK/MA dan yang setara di Indonesia untuk mengikuti Program Kompetisi Nasional Festival Film Bahari 2018. Program perdana yang akan diselenggarakan rutin ini didedikasikan untuk memfasilitasi pelajar yang memiliki minat besar mengeksplorasi kebaikan bahari-maritim-laut-pesisir dan sekitarnya dalam bentuk film pendek. Karya fiksi, dokumenter, dan eksperimental dengan durasi maksimal 10 menit dapat dikirimkan ke panitia maksimal 1 Mei 2018. Informasi selengkapnya dapat dibaca di bawah ini. Yuk! š
Latar Belakang
Ā
Aset bangsa yang berupa pantai dengan panjang mencapai 95.181 km (World Resources Institute, 1998) dan luas wilayah laut 5,4 juta km2, mendominasi total luas teritorial Indonesia sebesar 7,1 juta km2. Aset ini menempatkan Indonesia sebagai negara yang dikaruniai sumber daya kelautan yang terbesar di dunia, termasuk di dalamnya kekayaan keanekaragaman hayati dan non-hayati.
Kekayaan keanekaragaman hayati dan non-hayati di wilayah laut-bahari-maritim-pesisir Indonesia tidak ternilai. Kekayaan sumber daya hayati di antaranya adalah ikan, hutan bakau, lamun, terumbu karang yang sangat berlimpah. Kekayaan sumber daya non-hayati biasanya berbentuk minyak dan gas, pasir laut, dan emas. Di dalam kekayaan ini juga termasuk aktivitas sosial, budaya, ekonomi, dan lainnya yang melibatkan manusia sebagai makhluk yang senantiasa beradaptasi dengan alam serta lingkungannya. Kekayaan ini harus diketahui masyarakat luas, termasuk pelajar-remaja yang menjadi penerima tongkat estafet perkembangan peradaban bangsa. Kesadaran umum tentang kekayaan ini diharapkan mendorong masyarakat untuk bersikap kritis terhadap siapapun yang mengekploitasi laut-pesisir yang bukan untuk kemaslahatan bangsa.
Kisah-kisah inspiratif yang berhubungan dengan kekayaan sumber daya hayati dan non-hayati di laut-bahari-maritim-pesisir dan sekitarnya penting untuk direkam-diproduksi-diolah menjadi film. Aneka potensi seni dan budaya laut-pesisir, keragaman hayati/non-hayati, kearifan sikap masyarakat yang hidup di sekitar laut-pesisir, dan segala hal yang berhubungan dengan laut-pesisir yang beraneka warna, akan menjadi bahan belajar bersama untuk mentransformasikan semangat kelautan-kebaharian-kemaritiman yang baik ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang lebih luas. Hal ini diharapkan semakin menguatkan pemikiran, sikap dan laku kehidupan sehari-hari, bahwa aset laut-bahari-maritim-pesisir yang sangat berharga dan memiliki rekam jejak legendaris ini harus terus dirawat dan diberdayakan untuk kebaikan bersama. Ragam film yang digarap dan kemudian disajikan untuk masyarakat luas merupakan kekayaan pendukung untuk mewujudkan harapan ini.
Tentang Bahari dan Pesisir
Kata ābahariā mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, 1991, h.76, yang menjelaskan, bahwa Bahari:Ā ba-ha-ri: (kl-klasik, untuk menandai penggunaannya dalam Melayu Klasik mengandung pengertian: dahulu kala, kuno, tua sekali: adat yang tua sekali.; (arkarkais, untuk menandai tidak lazimnya kata yang bersangkutan): mengenai laut; bahri. Selajutnya ke.ba.ha.ri.an (n): segala sesuatu yang berhubungan dengan laut.
Pesisir merupakan daerah pertemuan antara darat dan laut; ke arah darat meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air, yang masih dipengaruhi sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan air asin; sedangkan ke arah laut meliputi bagian laut yang masih dipengaruhi oleh proses-proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran air tawar, maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran (Soegiarto, 1976; Dahuri et al, 2001). Pesisir yang terdapat di berbagai penjuru wilayah Indonesia inilah yang merupakan perangkai kehidupan kemanusiaan dan kebudayaan Nusantara. Kearifan lokal yang terlahir dan segala dinamika di dalamnya merupakan kekayaan tak ternilai bagi manusia, bangsa, dan semesta.
TujuanĀ
- Apresiasi dan literasi tradisi laut-bahari-maritim-pesisir melalui film
- Menumbuhkan kepedulian pelajar terhadap tradisi laut-bahari-maritim-pesisir
- Mendokumentasikan karya film pendek pelajar yang memiliki respek terhadap tradisi laut-bahari-maritim-pesisir
Ketentuan Kompetisi
Ā
- Peserta adalah pelajar SMA/SMK/MA dan yang setara di Indonesia.
- Kategori Fiksi, Dokumenter, dan Eksperimental.
- Tema: Pesisir Perangkai Nusantara.
- Pendaftaran tidak dipungut biaya (GRATIS).
- Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
- Tahun produksi 2013-2018.
- Karya dibuat individu/kelompok, dalam satu sekolah yang sama/berbeda, dan dikirimkan atas nama sekolah/lembaga pendidikan/sanggar/komunitas yang diikuti sutradara.
- Tim pembuat film adalah pelajar/usia pelajar yang masih aktif saat melakukan produksi/shooting (dibuktikan dengan scan kartu pelajar/KTP terbaru, minimal yang dimiliki oleh sutradaranya).
- Karya yang menggunakan bahasa lokal/daerah wajib diberi subtitle atau teks bahasa Indonesia.
- Boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya.
- Karya yang pernah mengikuti festival/kompetisi lain boleh diikutsertakan.
- Karya diunggah ke YouTube.com, kemudian link-nya dikirimkan ke: festivalfilmbahari@gmail.com paling lambat 1 Mei 2018, pukul 23:30 wib, bersama dengan formulir pendaftaran yang sudah diisi dan berkas lainnya.
- Musik/lagu dan materi lainnya (foto, video, grafis, dll) yang digunakan dalam karya tidak boleh menggunakan hak milik orang lain, kecuali ada ijin tertulis dari pembuatnya. Peserta bertanggungjawab sepenuhnya atas hal ini jika ada tuntutan pihak lain di kemudian hari.
- Hak cipta karya milik peserta. Khusus untuk kepentingan publikasi dan edukasi yang berhubungan dengan Festival Film Bahari, penyelenggara dapat menggunakan karya peserta (sebagian/utuh). Selain itu, karya terpilih juga akan ditampilkan di situs media/lembaga nirlaba lainnya yang menjadi mitra Festival Film Bahari, misal: FilmPelajar.com.
- Keputusan juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu gugat. Jika dikemudian hari didapatkan bukti bahwa karya pemenang diragukan keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan yang sudah diberikan.
Proses Seleksi
Ā
- Dewan Juri Seleksi akan meneliti, mengklasifikasikan, dan memilih karya untuk ditetapkan sebagai Nomine.
- Dewan Juri Utama akan meneliti dan memilih karya Nomine untuk ditetapkan sebagai Pemenang.
- Seluruh Nomine dan Pemenang akan mendapatkan penghargaan.
Penghargaan/Award
Kompetisi Nasional āPelajar Rekam Pesisirā Festival Film Bahari 2018 memberikan penghargaan non-moneter dalam bentuk piala dan sertifikat.
Bahari Award
Diberikan untuk Film Pendek Pelajar Terbaik Kategori Fiksi.
Kriteria yang akan dinilai oleh Juri meliputi kesesuaian ide pokok/gagasan dengan tema, cerita, gaya bertutur, dan elemen teknis gambar serta suara.
Baruna Award
Diberikan untuk Film Pendek Pelajar Terbaik Kategori Dokumenter.
Kriteria yang akan dinilai oleh Juri meliputi kesesuaian ide pokok/gagasan dengan tema, cerita, gaya bertutur, dan elemen teknis gambar serta suara.
Pesisir Award
Diberikan untuk Film Pendek Pelajar Terbaik Kategori Eksperimental.
Kriteria yang akan dinilai oleh Juri meliputi kesesuaian ide pokok/gagasan dengan tema, keberanian melakukan eksperimentasi gaya bertutur (gambar dan suara), dan elemen teknis gambar serta suara.
Ā
Catatan Akhir untuk Sebuah Awal
Ā
Mitos dan beragam kisah tentang laut-bahari-maritim-pesisir ada sejak Indonesia belum merdeka. Sebagian cerita memposisikan ekosistem laut-bahari-maritim-pesisir sebagai pemeran antagonis dalam kehidupan. Ada upaya pengaburan informasi tentang potensi kekayaan laut-bahari-maritim-pesisir oleh pihak tertentu agar bangsa Indonesia tidak mengeksplorasi secara maksimal. Festival Film Bahari merupakan salah satu ruang yang didedikasikan untuk belajar bersama tentang potensi-potensi baik dan luar biasa yang dimiliki laut-bahari-maritim-pesisir Indonesia. Melalui karya-karya film pendek pelajar yang beraneka warna dan menjadikan laut-pesisir dan sekitarnya sebagai subyek idenya, program kompetisi nasional ini diharapkan menjadi salah satu ajang untuk belajar mengenal lebih dekat dengan dunia laut-bahari-maritim-pesisir.
Kontak
Ā
Irfan:
0822-1606-5219 dan 0822-1423-7318
Blog:
festivalfilmbahari.wordpress.com
Berkas Unduhan
Kerangka Acuan Kompetisi Nasional Film Pelajar FFB 2018:
[ffb-2018-ketentuan-kompetisi-nasional-pelajar-rekam-pesisir]
Lembar Pendaftaran Kompetisi Nasional Film Pelajar FFB 2018:
