Pelajar Juarai Pentas Seni Forum Internasional, Kemendikbud Berikan Apresiasi Tinggi
INDOPOS.CO.ID (30/11/2018) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan apresiasi kepada pelajar dari sejumlah sekolah yang memenangkan lomba pentas dikancah internasional. Itu dilakukan karena peserta didik di tanah air ini telah mengharumkan nama bangsa di mata dunia. Apalagi dengan torehan prestasi itu membuat daya tarik dari sejumlah negara untuk mengkaji seni budaya lokal.
Direktur Kesenian Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Restu Gunawan mengaku, pemberian penghargaan terhadap para siswa berprestasi dalam dunia seni tersebut dilakukan, Minggu (25/11), di Makara Art Center Universitas Indonesia (UI).
Pelaksanaan itu dikarenakan para palajar ini telah memenangkan lomba bidang kesenian, olimpiade ilmu atau olahraga tingkat internasional.
“Sudah selayaknya mereka dapat apresiasi dari negara. Prestasi dibidang seni juga bagian dari kecerdasan yaitu kecerdasan seni. Apresiasi yang tinggi juga kami berikan kepada mareka,” kata Gunawan saat ditemui di Kampus UI, Jumat (30/11).
Akibat torehan prestasi gemilang para pelajar itu, Gunawan mengatakan, beberapa negara mulai melirik Indonesia untuk menjalin kerjasama bidang kesenian, olimpiade ilmu atau olahraga. Bahkan, pertukaran pelajar dalam tiga bidang itu siap dilakukan negara-negara maju dibagian Eropa dan Amerika.
“Mereka tertarik mengkaji ini ke Indonesia. Kami patut bangga dengan kerja keras pelajar ini dalam menjuari lomba tingkat internasional,” ungkapnya.
Dari data Kemendikbud sendiri tercatat ada beberapa penganugrahan yang diberikan kepada sejumlah pelajar yang memenangkan lomba tingkat internasional. Seperi penghargaan kepada delapan grup kesenian sekolah tingkat menengah, sekolah tingkat atas, peribadi, dan grup kesenian dalam ajang internasional 2018.
Di antaranya The Resonant Children’s Choir (juara European Grand Prix for Choral Singing, Maribor, Slovenia), SMP Labschool Kebayoran (Grand Prix, International Folklore Festiva ‘XXV Miedzynarodowy Festival Tanca Polandia’, SMP 49 Jakarta (Juara III, International Folklore Festival Face of Traditional, Zielona Gora, Polandia).
Ada lagi, SMA Al Izhar Pondok Labu (Juara Umum Lucille Armstrong Trophy, Llanollen International Musical Eisteddfod, Wales, United Kingdom of English), Rebecca Alexandria dari Marlupi Dance Academy (Juara I Youth America Grand Prix New York Finals, New York, United States of America), Jelica Zecy (Gold Award at Asia Arts Festival, Singapura), Mujahid Afif A.E (Gold Award International High School Arts Festival, Tokyo, Japan), dan Toby Nugroho Wibisono, Salsabilla Aulia Rahma, Isa Maulana, Shalahur Rabani, dan Khadijah pelajar SMKN 4 Malang (Juara Best Film Asiagraph Reallusion Award, Taipe, Taiwan).
Gunawan berharap, dengan pemberian penghargaan itu dapat memotivasi pelajar lain untuk meningkatkan prestasi dalam bidang pendidikan. Apalagi di era milenial ini, nilai dia, kebangkitan pemuda dalam bidang pendidikan sangat diperlukan untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia.
“Mereka yang berprestasi di bidang seni ini adalah juga kaum muda intelektual bangsa. Dan kami ucapkan kepada para orang tua yang sudah mendukung anak-anaknya di bidang seni,” pungkasnya. Heryanto – (cok)
Sumber:
