Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto Tembus 20 Film Terbaik URVCN 2020
Setelah video animasi karya siswa MAN 2 Mojokerto menang dalam kompetisi Semar 2020 se-Jawa yang diadakan oleh ISI Yogyakarta bulan lalu, berita membanggakan kembali diukir di festival seni visual tingkat nasional, Jum’at (13/11). Film pendek yang berjudul ASMARALOKA berhasil menembus Festival UR Video Competition 2020 yang diselenggarakan oleh Telkomsel.
Tema yang diusung dalam festival film pendek ini adalah “The Pride of Diversity in Indonesia” atau Kebanggaan dalam Keberagaman. Festival Film Pendek Nasional yang diselenggarakan oleh Telkomsel ini bergengsi. Selain memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah, juri film pendek dalam kompetisi ini adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya, yaitu Raditya Dika dan Salman Aristo.
“Kami tidak menyangka dapat menyisihkan karya hebat lainnya. Festival ini dibuka untuk umum, jadi pesaing kami tidak hanya pelajar SMA sederajat tetapi juga masyarakat umum yang sudah berpengalaman dan berkecimpung di dunia videografi”, ungkap Alwan Aisy ketua Tim Film pendek MAN 2 Mojokerto yang sekaligus sebagai Produser dalam film pendek ini.
“Kami ingin menunjukkan generasi milenial juga menghargai keberagaman budaya. Kita ingin menyampaikan pesan moral bahwa perbedaan tidak menghalangi persatuan bangsa.” lanjut Salsabil Kyoka penulis skrip film Asmaraloka.
“Saya sangat mengapresiasi kreatifitas dan bakat seni siswa MAN 2 Mojokerto. Dalam film Asmaraloka, mereka mengangkat budaya dan kesenian Jawa, serta setingnya mengangkat budaya lokal Mojokerto. Film ini original dibuat oleh siswa MAN 2 Mojokerto, mulai dari pemain, penulis skenario, sutradara hingga produser adalah siswa MAN 2 Mojokerto. Untuk itu mari kita dukung bersama prestasi dan bakat mereka ini” tutur Agus Tiono Kepala MAN 2 Mojokerto dengan bersemangat.
Sebelum ini Alwan Aisy dan timnya yang tergabung dalam SK Production Present, beberapa kali telah memenangkan kompetisi pembuatan video dan film pendek di berbagai festival tingkat regional. Asmaraloka adalah debut pertama mereka di kancah festival film pendek nasional. (LIA)
Sumber:
