Pelajar di Bontang Luncurkan 3 Film Pendek Sekaligus
FILMPELAJAR.COM, BONTANG – Karya film pendek anak Bontang patut diacungi jempol. Pasalnya, karya film pendek yang diproduksi itu banyak mendapat apresiasi dari beberapa pihak. Salah satunya Walikota Bontang, Basri Rase, demikian dilansir dari tribunkaltim.co
Terlebih mahakarya ini diproduksi oleh para pelajar yang masih duduk di kelas X. Bahkan tim kru film yang beranggotakan 21 orang itu memproduksi sekaligus 3 karya film dengan 2 genre film horor yang sutradari oleh Saharuddin. Ketiga film pendek itu berjudul Takabur, WHO?, dan Tears.
Salah satu Kru Media Tama Production, Nur Nabila Aulia Salim menuturkan jika
produksi film ini merupakan inisiatif siswa yang tergabung dari SMA Negeri 2
dan SMK Negeri 1 Bontang.
“Tapi mayoritas kru film didominasi dari SMA 2 Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/5).
Diceritakan Nabila, film genre horor berdurasi pendek itu mengulas soal etika dan tata krama seorang mengenai beberapa larangan dari orangtua yang tidak boleh dilakukan.
Misalnya seperti larangan potong kuku di malam hari dan beberapa pantangan yang dianggap pamali oleh masyarakat setempat.
Kemudian takabur menceritakan mengenai sopan santun saat bertamu atau berada ditempat orang lain.
“Dua film horor ini menceritakan soal larangan beberapa hal diyakini, sesuai adat istiadat di Bontang. Kalau untuk film berjudul Tears hanya menceritakan soal kehidupan seorang anak yang kurang mendapat perhatian orang tua,” tuturnya.
Hebatnya, untuk waktu produksi film hanya membutuhkan satu hari lebih per setiap film. Selain itu, biaya produksi pun ditanggung kolektif oleh anggota masing-masing tanpa bantuan dari pemerintah atau sekolah.
“Ini kegiatan eksternal kami di luar dari sekolah. Kalau bantuan belum ada sih,” terang Nabila.
Rencananya film ini akan ditayangkan di Amphitheater Lembah Permai. Namun penayangan tidak secara gratis. Penonton akan ditarif biaya tiket masuk seharga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu. Kemudian setelah dilakukan penayangan langsung, Media Tama Production baru akan menerbitkan film tersebut ke youtube.
“Cuman waktunya belum tau kapan kak, baru disiapkan. Kalau kemarin itu hanya sinopsisnya aja masih,” terangnya. (Ismail Usman/Samir Paturusi/r)
