Festival Film Pelajar Baubau Sulawesi Tenggara 2024
FILMPELAJAR.COM – BAUBAU, Pj Wali Kota Baubau, Muh Rasman Manafi, menilai Festival Film Pelajar yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau sebagai sebuah terobosan penting dalam mempercepat peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di era digital. Festival ini bukan hanya sebuah ajang kreatif, tetapi juga langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia yang semakin terhubung secara digital.
Dalam sambutannya saat malam puncak Festival Film Pelajar di Nirwana Buton Villa, Baubau, pada Senin (16/12/2024), Muh Rasman menekankan pentingnya pendidikan sebagai penggerak perubahan. “Kami mulai dengan generasi muda di tingkat SD, SMP, bahkan SMA. Ini langkah konkret untuk mengejar ketertinggalan dan menanamkan pengetahuan tentang teknologi digital kepada mereka,” ungkapnya.
Festival ini, menurutnya, juga membuka peluang besar bagi para pelajar untuk mengembangkan keahlian di bidang produksi film pendek, yang kini menjadi alat promosi daerah yang efektif. “Promosi daerah tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional. Sekarang, kita bisa memanfaatkan klip pendek dengan narasi yang menarik dan sentuhan sinematografi untuk menyampaikan pesan,” tambah Muh Rasman.
Para peserta festival ini, lanjutnya, sudah membuktikan bahwa kemampuan membuat film pendek bukanlah hal yang sulit. “Dengan pelatihan singkat, anak-anak kita telah berhasil memproduksi film pendek yang tidak hanya menarik, tetapi juga penuh makna,” ujarnya penuh bangga.
Lebih lanjut, Pj Wali Kota Baubau berharap agar inisiatif ini terus berlanjut dan melahirkan inovasi-inovasi baru. “Apa yang kita lakukan ini adalah terobosan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlanjut dan semakin banyak inovasi yang muncul dari generasi muda kita,” katanya optimis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Eko Prasetya, mengungkapkan bahwa pelatihan dan Festival Film Pelajar tahun 2024 telah berhasil menghasilkan tiga film pendek. Ketiganya akan diikutkan dalam Festival Film Pelajar Indonesia, dan diharapkan dapat membawa nama Kota Baubau ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Kami mohon doa dan dukungan agar ketiga karya ini dapat mewakili dan membanggakan Kota Baubau di ajang yang lebih besar,” harapnya.
Eko Prasetya juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kegiatan ini setiap tahun dan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kota Baubau. “Ini bukan hanya kegiatan tahunan, tapi sebuah program berkesinambungan untuk membentuk generasi muda yang kreatif dan siap menghadapi tantangan di era digital,” tutupnya.
Malam puncak Festival Film Pelajar dikemas dengan acara Kande-kandea atau makan bersama. Sembari menyaksikan film hasil produkasi dari siswa-siswi peserta pelatihan.
Festival Film Pelajar ini jelas menjadi langkah maju bagi Baubau dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan siap memanfaatkan teknologi untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Sumber:
