SMAN 2 Ngawi (SMADANGAWI) Raih Juara 1 Lomba Film Pendek PCC Technofest Madiun
PCC SMADA Madiun kembali mengadakan acara Techno Learning pada tanggal 31 Oktober sampai dengan 14 November 2020 secara online atau daring. Temanya adalah Technofest Madiun di Masa Pandemi.
Pada kesempatan ini, selain peserta dari Gen 15, PCC juga membuka pendaftaran untuk siswa SMP dan SMA di luar SMAN 2 Madiun yang bertujuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki agar berguna di dunia industri kreatif.
Dari semua pendaftar peserta SMA yang ikut lomba tersebut, salah satunya ada siswa SMAN 2 Ngawi yang tergabung dalam komunitas VIEWS kreasi film pendek. Mereka adalah Dedi Dwi Kusuma sebagai sutradara, Adidara Rizki Ramadhan sebagai produser, Aditiya Akbar dan Devira sebagai penulis.
Selain itu tim film pendek ini juga didukung oleh Naufal Rizky, Quinsa, Egy Surya, Seqha Daffa sebagai cast, M Abiyu Waskito sebagai penata kamera (DOP), Dimas Arif Satrio Aji sebagai penata artistik (art director), Pratiwi Herlina Fitri sebagai Penata Kostum, Ilham Prayoga sebagai penata audio (audio director). Aprian Yuda dan Hafidin Mualief sebagai penata cahaya (Light Director), Yahya Tri Mahardika sebagai penyunting gambar (editor), Merlinda Khayada, Erza Afrian, Annisa Shafira, Rangga Arianto, Frahesta Windhi sebagai Camera Crew, dan Nanda Arum, Eggo Wahyu, Bangkit, Amella Yessi sebagai Asisten Artistik.
Karya siswa SMADA Ngawi ini meraih juara 1 (satu) Kategori SMA dengan materi cerita yang insipratif. Sinopsis film yang berjudul Retisalya (Luka dalam Hati) ini adalah tentang adik dan kakak yang tinggal di sebuah rumah, di mana pandemi virus tengah menghantui dunia. Hidup terpisah dari kedua orang tua membuat mereka harus memutar otak untuk terus bertahan hidup sembari menunggu kepulangan kedua orang tua mereka. Membangun usaha untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan sisa-sisa tabungan yang mereka miliki adalah sebuah jalan keluar bagi mereka meski dengan kebebasan yang begitu terbatas. Namun, hasrat dan keinginan yang tinggi mendorong mereka untuk tetap membangun usaha tersebut. Kenyataan pahit harus mereka terima.
Kegiatan awal yang dilakukan siswa dimulai dengan rapat praproduksi, dan casting. Kemudian dilanjutkan dengan shooting dan editing. Pengambilan gambar film pendek ini berlokasi di Perum Citra Permata Dawu, rumah Eggo Wahyu. Seluruh proses berjalan cukup lancar.
Penulis : Zaenal A.
Sumber:
https://smadangawi.sch.id/smd.smadangawi-raih-juara-1-lomba-film-pendek-pcc-technofest-madiun/
