Konten Baik Amunisi Utama Bermedia Digital di Jaman Internet
FILMPELAJAR.COM, YOGYAKARTA – Penyelenggara Festival Film Pelajar Jogja XIII membuka Kelas Hamemayu Literasi Digital untuk partisipannya. Kelas dilaksanakan Minggu, 11 Desember 2022, pukul 10.30-12.00 wib di Aula Atas Pondok Pemuda Ambarbinangun. Pengampunya Sigit Haryoseno, salah seorang content creator yang juga komika Yogyakarta.

Sigit menyampaikan bahwa content creator tidak hanya anak muda. Berbagai lapisan usia dan latar belakang lainnya bisa menjadi content creator.
“Dengan kerja kreatif yang sungguh-sungguh, juga nalar kritis dalam memahami teknologi digital-internet, maka kerja pembuatan konten diharapkan lebih maksimal. Film pendek bisa menjadi salah satu konten keren,” kata Sigit.

Ditambahkan Sigit, selain untuk membagikan ilmu, pengalaman dan hal-hal yang menghibur, media sosial-digital bisa digunakan juga untuk jualan. Pembuatnya bisa menjadi orang terkenal dan memberikan dampak pada follower. Jika jualan, tentu saja diharapkan lebih laku.
Dalam bermedia digital, jika tidak dipahami secara menyeluruh, maka bisa blunder. Jejak digital adalah tidak pernah hilang sepenuhnya. Hate speech, hoax, fitnah dan semacamnya bisa merugikan orang lain dan terkena masalah hukum.
“Maka, berlaku cerdas dan bijak harus dipraktikkan dalam bermedsos-media digital,” ucapnya.

Konten adalah amunisi penting dalam bermedia digital. Konten yang baik, apakah dari sisi edukasi, sosial, jualan, dan lainnya, tetap akan menjadi konten baik. Jika ada orang yang menyalahgunakannya akan ada konsekwensi.
Dinamika diskusi pascapaparan dari pemateri meriah. Hampir seluruh peserta adalah pengguna aktif media sosial. Pembicara menegaskan, bahwa di media sosial-digital tidak ada yang namanya kebebasan absolut. Ada aturan main yang ditetapkan oleh pembuat aplikasi maupun negara tempat aplikasi tersebut beroperasi.
“Pemanfaat media digital harus terus cerdas, teliti, hati-hati dan bijak dalam bermedia,” pungkas Sigit. (*)
