LOADING

Type to search

Apresiasi Berita

Diskusi Lingkungan Warnai Apresiasi Film FFPJ di SMA MUHI Yogyakarta

Redaksi Nov 11

FILMPELAJAR.COM, YOGYAKARTA – Kegiatan apresiasi seni film dalam rangka Festival Film Pelajar Jogja XIV – 2023 diselenggarakan di SMA Muhammadiyah 1 (MUHI) Yogyakarta, Senin (20/11). Acara yang dimulai pukul 07.30 wib dihadiri oleh 280 siswa-siswi dari berbagai kelas. Kegiatan dilaksanakan di Grha As-Sakinah, komplek SMA MUHI, Petinggen, Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Drs. H. Hary Nugroho, M.Pd., menyampaikan agar seluruh siswa lebih memiliki perhatian terhadap lingkungan.

“Sebaiknya kesadaran terhadap lingkungan terus dihidupkan oleh seluruh siswa. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga dimulai dari rumah. SMA MUHI memiliki komitmen menjadi sekolah yang terdepan dalam pelestarian lingkungan. Hal ini didukung secara nyata dengan beberapa program di sekolah. Berkaitan dengan kegiatan pemutaran film keliling FFPJ, sekolah mendukung karena memiliki kedekatan tema, yaitu Sahabat Bumi”, kata Kepala Sekolah.

Selanjutnya, Direktur FFPJ Okta Pinanjaya, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa FFPJ diselenggarakan tahunan dan sebagai ajang belajar bersama, berbagi dan silaturahmi.

“MUHI memiliki siswa-siswi yang beragam prestasinya. Bagi yang memiliki minat di bidang film, ada peluang untuk dielaborasi menjadi bagian dari kegiatan positif. Ini bisa beriringan dengan kegiatan akademik dan saling menguatkan. FFPJ membuka ruang untuk itu karena festival ini memang didedikasikan untuk kegiatan pendidikan dan kebudayaan. Kader lingkungan MUHI, Ayala Buana Moehi, bisa memanfaatkan media film sebagai salah satu sarana untuk berproses”, kata Okta.

Seluruh film karya pelajar dari berbagai sekolah dan daerah yang diputar mendapatkan apresiasi dari siswa-siswi. Pascapemutaran film, obrolan santai dilakukan. Beberapa hal muncul dalam diskusi.

Salah satu siswa, Galif, menyampaikan komentarnya dengan lugas.

“Membangun dan menjaga keberlanjutan kelompok belajar di sekolah tidak mudah. Banyak tantangannya. Sebagiannya adalah tentang menyamakan atau mendekatkan visi. Selain itu juga komitmen dan tanggung jawab. Ini harus terus dilatih, dijalani dengan sungguh-sungguh. Salut untuk teman-teman dari berbagai sekolah yang terus berupaya menjaga kelompoknya untuk berkegiatan positif, salah satunya belajar membuat film”, katanya.

Tim FFPJ menanggapi, bahwa belajar membuat film banyak manfaatnya. Ada kesempatan untuk mengasah kepekaan kreatif, empati berkelompok, tertib manajemen, dan lainnya. Selain itu FFPJ juga terus mendorong para pelajar untuk menjalani riset yang sungguh-sungguh. Misalnya dalam berburu referensi berkualitas, menyusun dan mengolah data menjadi narasi/cerita, memahami tema, dan lainnya. Proses riset yang baik diharapkan menghasilkan karya maksimal.

Diskusi berjalan hangat dan ditutup dengan kesimpulan, bahwa persoalan lingkungan merupakan milik bersama. Setiap masalah berkaitan dengan lainnya. Misalnya sampah. Dari hulu ke hilir berkaitan. FFPJ dalam penyelenggaraan tahun ini sengaja memilih tema khusus, yaitu Sahabat Bumi. Harapannya seluruh partisipan FFPJ lebih menguatkan kesadaran dan aksi nyata untuk berkegiatan memperbaiki kondisi bumi melalui perhatian dan kompetensinya masing-masing. Selain kampanye atau publikasi pendidikan lingkungan terus dilakukan, juga kegiatan nyata dilakukan di berbagai elemen masyarakat. (*)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *