Siap Berkompetisi di FFPJ XVII 2026? Yuk!
FILMPELAJAR.COM, YOGYAKARTA – Penyelenggaraan Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) kembali membuka Program Kompetisi Nasional Film Pendek Pelajar mulai 1 Januari 2026. Festival yang memasuki usia 17 di tahun 2026 ini mengajak pelajar tingkat SMA/SMK/MA/setara se-Indonesia untuk berpartisipasi. Tema FFPJ XVII 2026 yang ditetapkan adalah ‘Mulat Sarira’. Kategori karya yang dikompetisikan Fiksi, Dokumenter, Eksperimental, dan Animasi.
“Kompetisi nasional film pendek pelajar dengan tema Mulat Sarira ini diharapkan mendapat sambutan dari sahabat-sahabat pelajar Indonesia. Partisipan didorong berani memunculkan ide, cerita, dan pernyataan yang beragam, serta proses-prosesnya dijalani dengan gembira. Ada waktu sekitar 6 bulan untuk menyiapkan segala sesuatunya,” kata Tomy Widiyatno Taslim, mewakili panitia FFPJ XVII 2026.
Kompetisi untuk karya animasi sebelumnya digabung dalam kategori fiksi. Mulai tahun ini, berdasarkan masukan dan diskusi dengan berbagai pihak, animasi diklasifikasikan tersendiri. Hal ini diharapkan menambah minat pelajar yang memiliki perhatian terhadap jenis karya yang dapat dikerjakan dengan teknik stop motion, 2D, 3D, dan lainnnya.
Pendaftaran karya dimulai 1 Januari 2026. Batas akhir pengiriman karya 30 Juni 2026. Ada waktu 6 bulan untuk dimanfaatkan calon partisipan dalam menyiapkan karyanya. Kemudian pengumuman nomine 31 Juli 2026. Adapun acara puncak festival dilaksanakan bulan September 2026 dengan mengundang para nomine dan lainnya yang akan ditentukan oleh panitia penyelenggara.
Program kompetisi nasional dirancang untuk mendorong keberanian, kolaborasi, kreativitas, dan memberikan apresiasi kepada partisipan. Ajang ini membuka kesempatan kepada partisipan untuk menunjukkan hasil pemikiran, riset, dan refleksi sesuai tema festival dalam bentuk karya seni film pendek. Temuan-temuan yang menarik kemudian diolah menjadi sebuah cerita dan/atau ekspresi seni film pendek fiksi, dokumenter, eksperimental maupun animasi.
Tema yang ditetapkan panitia seperti tertulis di atas adalah ‘Mulat Sarira’. Paduan kata ini berasal dari bahasa Sanskerta dan sering digunakan dalam tradisi Bali dan Jawa. Kata yang dekat dengannya adalah introspeksi, wawas diri, refleksi, kontemplasi, meditasi, muhasabah, bercermin, dan koreksi terhadap diri sendiri. Mulat sarira adalah sebuah tindakan perenungan kembali terhadap emosi, perasaan, pikiran, pengalaman, kelemahan, kesalahan, kekurangan, dan sekitarnya.
FFPJ mengajak
calon partisipan program kompetisi nasional untuk ber-mulat
sarira dengan caranya masing-masing. Setelah
berusaha menjalaninya, kemudian diolah menjadi ide, gagasan, dan
karya. Ini bisa tentang diri sendiri, keluarga, sekolah, komunitas,
lingkungan, negara, dan lainnya. Salah satu pertanyaan yang dapat
dipertimbangkan setelah ber-mulat sarira adalah; apa kontribusi yang sudah dilalukan
subyek/obyek karya untuk kebaikan? Atau, bagaimana jika sebaliknya?
Calon partisipan program kompetisi nasional FFPJ XVII 2026 dapat mengunduh Kerangka Acuan Kegiatan di sini: https://s.id/kakffpj2026. Sedangkan Lembar Pendaftaran dapat diakses dengan menggunakan akun email google/gmail di sini: https://s.id/daftarffpj2026. (*)

Saya ingin mengikuti kompetisi lomba ajang perfliman untuk pelajar
Yuuukkkkkk 🙂