LOADING

Type to search

Berita

Rektor ISI Yogyakarta Prof. Irwandi; Sering-seringlah FFPJ Bikin Festivalnya di Kampus

Redaksi Sep 9

FILMPELAJAR.COM, YOGYAKARTA – Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) XVII diselenggarakan di Kampus Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (FSMR ISI) Yogyakarta, Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026. Pembukaan diresmikan oleh Rektor ISI Yogyakarta, Prof Irwandi dan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dian Laksmi Pratiwi, Sabtu, 12 September 2026. Dalam sambutannya Rektor ISI berseloroh ketika mengetahui banyak alumni ISI yang menjadi panitia bersama-sama dengan mahasiswa kampus lainnya di Yogyakarta.

“Sering-seringlah FFPJ bikin festivalnya di ISI Yogyakarta. Kampus ini sangat terbuka untuk bersinergi dengan berbagai kalangan yang memiliki perhatian tinggi terhadap pendidikan dan kebudayaan. Hal ini juga sangat relate dengan kota Yogyakarta yang istimewa dan terbuka menerima berbagai kalangan dalam kehidupan sehari-harinya,” kata Prof Irwandi.

Rektor ISI menambahkan, bahwa partisipan FFPJ XVII 2026 yang berasal dari 40 lebih kota/kabupaten di seluruh Indonesia menunjukkan festival ini memiliki tempat di hati para pembelajar seni film di kalangan pelajar. Sejumlah 127 karya yang terdaftar juga menjadi amanah yang harus dijaga sebaik-baiknya. Semua data ini harus dirawat agar festival semakin memperoleh kepercayaan dari para pemangku kepentingan di sekitarnya, khususnya para pelajar.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Laksmi Pratiwi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 17 tahun FFPJ merupakan proses yang istimewa. Tentu saja dinamikanya ada dan tidak mudah untuk merawatnya. Pemerintah Provinsi DIY di tahun 2025 lalu memberikan apresiasi khusus untuk FFPJ, yakni Anugerah Kebudayaan.

“Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY di akhir tahun 2025 memberikan Anugerah Kebudayaan ‘Upakarya Budaya’ kepada FFPJ atas dedikasinya dalam pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan di DIY”, kata Dian Laksmi.

Dian melanjutkan, bahwa FFPJ konsisten untuk menemani dan merawat talenta-talenta yang dimiliki para pelajar yang menyukai seni film. Hal ini searah dengan apa yang sedang dan terus dilakukan oleh pemerintah melalui program Manajemen Talenta Nasional/Daerah. Tujuan program ini adalah menjaring, memetakan, dan mengembangkan potensi pelaku seni budaya secara terstruktur dan berkelanjutan dari daerah hingga ke kancah global. Dalam hal ini, para pembelajar film yang berproses memiliki kesempatan untuk berkembang lebih lanjut.

Dalam laporan panitia, Direktur Eksekutif FFPJ XVII 2026 Ghalif Putra Sadewa menyampaikan, acara puncak menjadi salah satu titik pertemuan dalam perjalanan yang lebih panjang. Setelah festival berakhir, persahabatan, kolaborasi, pengetahuan, dan keberanian untuk terus berkarya semakin bertumbuh. FFPJ ingin tetap menjadi ruang yang terbuka bagi pelajar untuk belajar dan menemukan oase perjumpaan dan pertukaran pengetahuan. Sementara Pendiri FFPJ Tomy Widiyatno Taslim dalam sambutannya menyampaikan, bahwa FFPJ XVII 2026 dengan tema ‘Mulat Sarira’ menjadi ruang refleksi diri, sekaligus momentum pembuka untuk melanjutkan proses ke hajatan tahun berikutnya, FFPJ XVIII 2027.  

Selama dua hari acara puncak di Kampus FSMR ISI Yogyakarta, FFPJ yang merupakan ajang apresiasi dan literasi melaksanakan kegiatan Apresiasi Seni Film, Bedah Karya Film Pendek Pelajar, Sarasehan Paradigma Berfilm, Dialog Bahasa Visual, Temu Komunitas Pelajar, dan Penganugerahan Karya. Pelaksanaan FFPJ XVII 2026 didukung oleh FSMR ISI Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY, Fakultas Ilmu Pendidikan UNU Yogyakarta, Unstrat Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa mitra lainnya. (*)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *