LOADING

Type to search

Berita Festival

Kompetisi Nasional FFPJ #10 – 2019

Redaksi May 5

Kerangka Acuan Program Kompetisi Nasional

 ~ Prolog ~

Pemikiran, sikap, dan perilaku personal serta komunitas dalam sebuah lingkungan tertentu memiliki kaitan penting dengan masa depan kehidupan sehari-hari yang berkeTuhanan, saling memanusiakan, toleran, mengedepankan dialog, dan berkeadilan sosial. Orang yang percaya bahwa segala sesuatu ada yang menciptakan, idealnya akan menjaga seluruh hasil ciptaanNya sebaik-baiknya. Orang yang percaya terhadap kekuatan pemikiran, sikap, dan perilaku manusia, maka idealnya ia akan berusaha semaksimal mungkin saling memanusiakan dengan sesamanya. Orang yang percaya bahwa dunia beserta isinya adalah penuh warna, maka ia akan mudah untuk bersikap toleran dan mengedepankan dialog. Orang yang percaya bahwa keadilan menjadi kunci penting bagi terwujudnya persahabatan, perdamaian, serta kemuliaan bagi seluruh umat manusia, maka ia akan berusaha untuk berpikir jernih dan menggunakan kebijaksanaan dalam kehidupan kesehariannya.

Praktik keseharian tidak selalu sempurna mengikuti teori atau konsep tertentu. Silaturahim untuk menguatkan persahabatan dan saling memahami potensi bersama penting dilakukan. Laku pendidikan kritis untuk mengurai persoalan dan tantangan yang dihadapi bersama penting dijalani. Fasilitasi untuk menyuarakan kepentingan yang di(ter)lupakan dan di(ter)pinggirkan penting diikhtiarkan sungguh-sungguh. Dinamika lingkungan yang baik pada wilayah sosial, budaya, politik, ekonomi, dan lainnya, penting dijaga bersama. Aktivitas-aktivitas ini menginspirasi dan membuka harapan bagi masa depan Indonesia yang lebih baik lagi secara khusus, dan masa depan dunia secara luas.    

Berdasarkan pemikiran di atas, penyelenggara Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) yang ke-10 kembali mengajak dan mendorong komunitas pelajar Indonesia melakukan proses penelitian, pengkajian, dan menjadi bagian dari kerja-kerja inspiratif di lingkungannya masing-masing. Seni film menjadi sarananya. Gagasan-gagasan mencerahkan yang masih dalam bentuk wacana maupun sudah diwujudkan dalam kerja nyata menjadi amunisi untuk diolah ke dalam bentuk film fiksi, dokumenter, eksperimental, maupun musik. Penggarapan karya diharapkan memperhatikan sisi estetik, dan tetap bisa menjadi sarana penting untuk belajar bersama mengembangkan pemikiran kritis, serta bersikap tegas dengan segala konsekwensinya.

Festival Film Pelajar Jogja yang dirintis sejak 2010 telah diikuti ribuan partisipan dari berbagai penjuru Nusantara. Tahun demi tahun, hajatan pendidikan dan kebudayaan ini mengelaborasi beragam ide, tema, cerita, serta pelaksanaan teknis festival. Pelajar, guru/fasilitator pendamping, dan partisipan festival lainnya melebur dalam kegiatan apresiasi/pemutaran film, seminar, kelas/literasi, temu komunitas, dan ritual pemberian penghargaan. Hal ini terus dijaga sebaik-baiknya untuk menjadikan festival sederhana ini sebuah forum silaturahim yang hangat dan pendidikan kritis yang menggembirakan.

~ Tujuan ~

Program Kompetisi Nasional yang merupakan bagian dari FFPJ ke-10 membuka kesempatan kepada pelajar SD, SMP, SMA, dan yang setara di Indonesia untuk berpartisipasi. Karya-karya akan diseleksi dan dipilih oleh juri untuk diputar dan diberi penghargaan. Program ini bertujuan:

  1. Memberi kesempatan pelajar Indonesia menunjukkan hasil penelitian, pengkajian dan praktik lapangan di bidang sosial, budaya, politik, ekonomi, dan/atau lainnya, dalam bentuk film.
  2. Memilih dan menentukan film terbaik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara.
  3. Memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap film-film terbaik yang dipilih oleh juri.

~ Ketentuan ~

  1. Peserta adalah pelajar SD/SMP/SMA dan yang setara di Indonesia.
  2. Pendaftaran tidak dipungut biaya (GRATIS).
  3. Karya pelajar SD/setara, durasi maksimal 3 (tiga) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
  4. Karya pelajar SMP/setara, durasi maksimal 5 (lima) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
  5. Karya pelajar SMA/setara, durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
  6. Karya pelajar SMA/setara, khusus untuk Video Musik, wajib menggunakan karya-karya yang terdapat di situs https://rannisakustik.wordpress.com/
  7. Tahun produksi 2019.
  8. Karya dibuat individu/kelompok, dalam satu sekolah/kelompok/komunitas belajar yang sama/berbeda, dan dikirimkan atas nama sekolah/kelompok/komunitas belajar yang diikuti sutradara.
  9. Pembuat film adalah pelajar yang masih aktif saat melakukan produksi/shooting (dibuktikan dengan scan kartu pelajar terbaru/identitas yang diterbitkan oleh kelompok/komunitas belajar, minimal yang dimiliki oleh sutradaranya).
  10. Karya yang menggunakan bahasa lokal/daerah wajib diberi subtitle atau teks bahasa Indonesia.
  11. Boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya.
  12. Karya yang pernah mengikuti festival/kompetisi lain boleh diikutsertakan.
  13. Link/tautan karya dikirimkan ke: ffpjogja@gmail.com paling lambat Senin, 7 Oktober 2019, pukul 23:59 wib,bersama dengan formulir pendaftaran yang sudah diisi dan berkas lainnya. Ukuran file secara keseluruhan yang dikirimkan maksimal 1 GB (lebih dari ketentuan ini tidak akan dibuka).
  14. Musik/lagu dan materi lainnya (foto, video, grafis, dll) yang digunakan dalam karya tidak boleh menggunakan hak milik orang lain, kecuali ada ijin tertulis dari pembuatnya. Peserta bertanggungjawab sepenuhnya atas hal ini jika ada tuntutan pihak lain di kemudian hari.
  15. Hak cipta karya milik peserta. Khusus untuk kepentingan publikasi dan edukasi yang berkaitan dengan FFPJ, penyelenggara dapat menggunakan karya (sebagian/utuh) untuk ditampilkan di situs FilmPelajar.com dan media/lembaga nirlaba lainnya.
  16. Keputusan juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu gugat. Jika dikemudian hari didapatkan bukti bahwa karya pemenang diragukan keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan yang sudah diberikan.

~ Proses Seleksi ~

  1. Juri Seleksi akan meneliti, mengklasifikasikan, dan memilih karya untuk ditetapkan sebagai nomine. Juri seleksi juga berhak mengusulkan tambahan kategori penghargaan/award sesuai keunikan dan kekuatan bentuk serta gaya film partisipan.
  2. Juri Utama akan meneliti dan memilih karya nomine untuk ditetapkan sebagai pemenang.
  3. Seluruh nomine dan pemenang akan mendapatkan penghargaan.

~ Penghargaan/Award ~

1. Anak Merdeka

Diberikan untuk Film Pendek Terpilih (News Reel/Dokumenter Reportase) tingkat SD/setara, yang menyampaikan peristiwa/informasi berkaitan dengan upaya membangun dan merawat persahabatan serta perdamaian di lingkungan rumah, sekolah, dan/atau sekitarnya. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

2. Garuda

Diberikan untuk Film Pendek Terpilih (News Reel/Dokumenter Reportase) tingkat SMP/setara, yang menyampaikan peristiwa/informasi berkaitan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta praktiknya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, sekolah, dan/atau sekitarnya. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

3. Grabag

Diberikan untuk Film Pendek Fiksi Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang keluarga dan sekitarnya, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

4. Gong

Diberikan untuk Film Pendek Fiksi Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang persahabatan dan perdamaian, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

5. Saraswati

Diberikan untuk Film Pendek Fiksi Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif, cerita, cara bertutur, serta keindahan gambar dan suara yang utuh. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

6. Gambar Hidup

Diberikan untuk Film Pendek Fiksi Animasi Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif, cerita, cara bertutur, serta keindahan gambar dan suara yang utuh. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

7. Caping

Diberikan untuk Film Pendek Dokumenter Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang individu, kelompok, atau sesuatu yang di(ter)pinggirkan oleh kepentingan tertentu, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

8. Dewantara

Diberikan untuk Film Pendek Dokumenter Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang individu, kelompok, atau sesuatu yang berkaitan dengan dunia pendidikan, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

9. Srikandi

Diberikan untuk Film Pendek Dokumenter Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang tentang individu atau sekelompok perempuan yang inspiratif, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

10. Merapi

Diberikan untuk Film Pendek Dokumenter Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang kekayaan sumber daya alam dan lingkungan (termasuk di dalamnya ancaman kerusakan/dampaknya jika dieksploitasi berlebihan), serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

11. Jas Merah

Diberikan untuk Film Pendek Dokumenter Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide-pernyataan-perspektif dan cerita tentang sejarah, serta disampaikan secara komunikatif melalui bahasa visual dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

12. Malioboro

Diberikan untuk Film Pendek Eksperimental Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide, ekspresi personal, cara bertutur, serta eksperimentasi gambar dan suara. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

13. Gending

Diberikan untuk Video Musik Terpilih tingkat SMA/setara, yang memiliki kekuatan ide, cerita, cara bertutur, serta visualisasi gambar yang utuh. Jumlah karya yang akan diberi penghargaan maksimal 3 (tiga).

~ Epilog ~

Festival Film Pelajar Jogja merupakan hajatan pendidikan dan kebudayaan yang dirawat oleh beragam pihak, yang memiliki perhatian terhadap tumbuhkembangnya komunitas film pelajar Indonesia yang kritis, cerdas dan berani bersikap untuk menjadi bagian dari perubahan ke arah yang baik. Panitia membuka diri terhadap kolaborasi-kerjasama berbagai pihak yang memiliki visi sebangun. Seluruh informasi dan komunikasi festival dilakukan melalui situs filmpelajar.com, email: ffpjogja@gmail.com dan jejaring media sosial FFPJ (Instagram: ffpjogja; Facebook: Festival Film Pelajar Jogja).

Berkas Unduhan:

Kerangka Acuan Program Kompetisi Nasional FFPJ 2019:

Lembar Pendaftaran Program Kompetisi Nasional FFPJ 2019:

Pertanyaan dan Jawaban Seputar FFPJ:

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *